Kabar Daerah

Bupati Morowali Ikhsan Baharuddin Abd Rauf Dilantik sebagai Ketua KKSS, Petisi Komitmen Bersama Pembangunan Daerah Resmi Diluncurkan

Dipublikasikan

pada

SEMUTHITAMNEWS.COM, MOROWALI – 14 Februari 2026, Kabupaten Morowali menjadi saksi pelantikan Pengurus Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) dan Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara (KKST) yang dirangkaikan dengan peluncuran petisi bertajuk “Komitmen Bersama Menjaga dan Membangun Morowali”. Kegiatan tersebut digelar di Alun-Alun Rumah Jabatan (Rujab) Bupati, Bungku, Morowali, Sulawesi Tengah.

Dalam momentum tersebut, Bupati Morowali, Ikhsan Baharuddin Abd Rauf, secara resmi dilantik sebagai Ketua KKSS. Dalam sambutannya, ia menegaskan komitmennya untuk membangun sinergi antar suku dan memperkuat kolaborasi dalam pembangunan daerah.

“Sebagai Ketua KKSS, saya memastikan bahwa seluruh suku di Morowali memiliki ruang dan peran yang setara dalam proses pembangunan. Keberagaman adalah kekuatan yang harus kita jaga dan rawat bersama,” ujar Ikhsan.

Pada kesempatan yang sama, Drs Maidhzun John Ridwan, Ketua Pebotoa Adati to bungku, turut hadir dan meresmikan pelantikan pengurus KKSS dan KKST sebagai representasi suara adat dan budaya daerah. Ia menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai tradisi di tengah dinamika perkembangan zaman.

“Adat bukan sekadar identitas, tetapi fondasi dalam membangun keharmonisan masyarakat. Kita harus menjaga tradisi sekaligus mendukung pembangunan yang berkelanjutan,” tegasnya

Selain prosesi pelantikan, acara tersebut juga menjadi momentum peluncuran petisi komitmen bersama yang digagas oleh berbagai elemen masyarakat Morowali. Petisi tersebut memuat lima poin utama, yakni:

1. Menjaga persatuan antar suku,

2. Melestarikan lingkungan,

3. Mendorong peningkatan pendidikan dan layanan kesehatan,

4.Memperkuat ekonomi lokal, dan

5. Menjaga ketertiban serta keamanan daerah.

Pengurus KKST yang baru dilantik akan turut berperan aktif dalam menyosialisasikan serta menggalang dukungan terhadap petisi tersebut. Dalam dua pekan ke depan, petisi direncanakan akan didistribusikan ke seluruh kecamatan di Morowali dengan target memperoleh dukungan luas dari berbagai lapisan masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri perwakilan suku Bungku, Mori, dan Moronene, serta tokoh agama, tokoh pendidikan, dan pelaku usaha lokal. Seluruh peserta menyatakan kesiapan untuk bersinergi bersama kepengurusan baru demi mewujudkan Morowali yang maju, harmonis, dan berkelanjutan.

(Penulis: Muh. Basri, S.E – Korwil Morowali)

Klik untuk komentar

Berita Terpopuler

Exit mobile version