Terhubung dengan kami

Birokrasi/Pemerintahan

Wali Kota Makassar Lantik 6.032 Ketua RT/RW di Karebosi, Tegaskan Tak Ada “Sisi A–Sisi B”

Dipublikasikan

pada

SEMUTHITAMNEWS.COM, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar resmi melantik sebanyak 6.032 pengurus Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) yang terdiri dari 5.027 Ketua RT dan 1.005 Ketua RW, bertempat di Lapangan Karebosi, Senin pagi (29 Desember 2025) pukul 07.30 Wita. Pelantikan ini menjadi momentum penguatan struktur pemerintahan di tingkat paling dekat dengan masyarakat.

Pelantikan dipimpin langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, serta dihadiri perwakilan Asosiasi Pengurus RT/RW Indonesia (APPI) Cabang Makassar, jajaran pemerintah kota, dan ribuan pengurus RT/RW terpilih dari 153 kelurahan di 15 kecamatan se-Kota Makassar.

Sebelum pelantikan, Pemerintah Kota Makassar telah melaksanakan proses seleksi yang ketat terhadap 9.098 calon RT/RW, guna memastikan terpilihnya figur-figur yang memiliki integritas, komitmen pelayanan, serta kemampuan membangun hubungan sosial yang harmonis di lingkungan masing-masing.

Dalam sambutannya, Wali Kota Makassar menegaskan bahwa RT dan RW merupakan pelayan masyarakat, bukan pemimpin yang bersikap otoriter. Ia mengingatkan agar tidak ada lagi sekat, perbedaan, atau diskriminasi di antara pengurus.

“Setelah dilantik, tidak ada lagi istilah sisi A dan sisi B. Semua RT/RW adalah satu kesatuan dalam struktur pemerintahan Kota Makassar. Tugas utama adalah melayani warga, bukan menjadi ‘bos’ di wilayahnya,” tegas Munafri Arifuddin.

Senada dengan itu, perwakilan APPI Cabang Makassar mengingatkan pentingnya soliditas dan netralitas pengurus RT/RW dalam menjalankan tugas. RT/RW diharapkan menjadi solusi atas persoalan warga, menjaga kondusivitas lingkungan, serta memperkuat komunikasi antara masyarakat dan pemerintah.

Para RT/RW yang baru dilantik juga dibekali pemahaman mengenai tugas pokok dan fungsi, meliputi pelayanan administrasi kependudukan, keamanan dan ketertiban lingkungan, pemberdayaan masyarakat, serta dukungan terhadap program pembangunan pemerintah kota.

Pelantikan massal ini diharapkan mampu menghadirkan tata kelola pemerintahan berbasis lingkungan yang inklusif, profesional, dan berpihak pada kepentingan seluruh warga Kota Makassar. (*/Yasin)

Editor : Anas

Berita Terpopuler